Japanese Walking menjadi tren populer belakangan ini, terutama di media sosial seperti TikTok dan YouTube. Metode ini melibatkan jalan kaki secara interval, dengan menggabungkan jalan cepat dan lambat secara bergantian. Metode Japanese Walking ini awalnya dikembangkan di Jepang dan dipopulerkan oleh Eugene Teo, seorang pelatih kebugaran asal Australia. Video mengenai Japanese Walking yang diunggah oleh Teo telah ditonton oleh jutaan orang di berbagai platform media sosial.
Menurut pengembang metode Japanese Walking, Shizue Masuki, latihan ini mengikuti prinsip dasar latihan fisik untuk meningkatkan kebugaran. Metode ini melibatkan lima set atau lebih, dengan masing-masing set terdiri dari tiga menit jalan kaki dengan intensitas rendah dan tiga menit jalan kaki dengan intensitas tinggi. Studi menunjukkan bahwa dengan melakukan Japanese Walking secara rutin selama 12 minggu, seseorang dapat meningkatkan kapasitas aerobik puncak dan kemampuan pernapasan tubuh saat berolahraga.
Selain itu, penelitian juga menunjukkan bahwa Japanese Walking dapat membantu meningkatkan kekuatan kaki, memperbaiki tekanan darah, meningkatkan kolesterol baik, dan bermanfaat bagi penderita diabetes tipe dua. Melibatkan interval saat jalan cepat dapat membantu tubuh bekerja lebih keras, menjaga kesehatan metabolisme, dan mengurangi risiko penyakit. Kombinasi Japanese Walking dengan latihan lain seperti lari atau bersepeda juga dapat memberikan manfaat tambahan bagi tubuh.






