Prajurit TNI Angkatan Darat dari Satuan Tugas (Satgas) Batalyon Infanteri (Yonif) 512/Quratara Yudha yang bertugas di wilayah Pegunungan Bintang, Papua berhasil menemukan ladang ganja yang diduga milik kelompok separatis bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) di hutan Serambakon. Temuan ini terjadi setelah operasi penyisiran di tengah hutan yang dipimpin oleh Dansatgas Yonif 512/QY, Letkol Inf Galih Sakti Pramudyo. Dalam operasi tersebut, prajurit TNI AD menemukan sejumlah barang bukti yang terkait dengan aktivitas OPM, termasuk bendera OPM dan pohon ganja.
Korem 172/Pwy menyatakan bahwa Satgas Yonif 512/QY telah berhasil menemukan 204 batang pohon ganja dalam operasi tersebut. Ladang ganja yang ditemukan kemudian diamankan dan dimusnahkan sesuai prosedur hukum. Dansatgas Yonif 512/QY, Letkol Inf Galih Sakti Pramudyo, menjelaskan bahwa operasi ini merupakan bagian dari upaya untuk menumpas kelompok bersenjata yang meresahkan dan menjaga stabilitas di wilayah Papua.
TNI juga menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan dan membasmi aktivitas ilegal yang merugikan masyarakat. Barang bukti yang ditemukan dalam operasi diserahkan kepada pihak kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut. Kompol Micha Toding Potty, Wakapolres Pegunungan Bintang, menegaskan bahwa temuan ini menjadi bukti nyata upaya aparat keamanan dalam menekan aktivitas kelompok separatis di Papua.
Dengan penemuan ini, TNI dan Polri terus memperkuat kerjasama untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Pegunungan Bintang. Upaya bersama ini diharapkan dapat menjaga stabilitas keamanan di Papua, mencegah aktivitas ilegal, dan memastikan masyarakat dapat hidup dalam kondisi yang aman dan kondusif.


