Monday, June 8, 2026
HomeCryptoNegara-negara yang Larang Proyek Worldcoin

Negara-negara yang Larang Proyek Worldcoin

Gelombang penolakan terhadap proyek Worldcoin terus meluas, terutama di Eropa dan Asia, setelah praktik pengumpulan data biometrik perusahaan itu menuai sorotan tajam dari regulator. Sejumlah otoritas menilai cara kerja Worldcoin tidak sejalan dengan aturan perlindungan data, terutama karena menyangkut pemindaian iris dan pengelolaan data pribadi yang sensitif.

Spanyol dan Portugal ambil langkah tegas

Di Spanyol, otoritas perlindungan data AEPD (Agencia Española de Protección de Datos) memerintahkan Worldcoin menghentikan pengumpulan data biometrik. Lembaga itu menyoroti beberapa pelanggaran, mulai dari minimnya penjelasan kepada pengguna soal pengolahan data, pemindaian terhadap anak di bawah umur, hingga tidak adanya mekanisme untuk menarik kembali persetujuan. AEPD juga meminta agar data yang sudah terlanjur dikumpulkan diblokir dan tidak digunakan lebih lanjut.

Langkah serupa juga muncul di Portugal. Melalui CNPD (Comissão Nacional de Proteção de Dados), negara itu mengumumkan larangan sementara terhadap Worldcoin. Alasannya, proyek tersebut diduga melanggar ketentuan perlindungan data dalam GDPR dan tetap melakukan pemindaian terhadap individu di bawah umur.

Hong Kong dan India ikut menyorot

Di Hong Kong, otoritas privasi menyatakan metode pengumpulan data Worldcoin tidak sesuai dengan regulasi perlindungan data setempat. Selain itu, praktik tersebut dinilai berisiko terhadap hak privasi individu, terutama karena menyangkut data biometrik yang sangat sensitif.

Sementara di India, belum ada larangan resmi. Namun, Worldcoin telah menghentikan proses verifikasi iris secara langsung setelah mendapat tekanan dari regulator dan publik. Sorotan yang muncul di negara itu berkaitan dengan legalitas dan etika proyek, yang sejak awal memang memicu perdebatan luas.

Isu privasi jadi titik paling rawan

Rangkaian respons dari berbagai negara menunjukkan satu persoalan yang sama: kekhawatiran bahwa ambisi teknologi Worldcoin melampaui batas perlindungan data. Bagi regulator, persoalan utamanya bukan sekadar inovasi, melainkan apakah pengguna benar-benar memahami data apa yang dikumpulkan, untuk apa digunakan, dan sejauh mana mereka masih memiliki kendali atas data tersebut.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler