Musprov Luar Biasa KORMI Kalsel Jadi Titik Tancap Baru Pembinaan Olahraga Masyarakat
Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) Luar Biasa di Banjarmasin. Forum ini dibuka oleh Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin yang diwakili Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Ahmad Bagiawan. Agenda tersebut menjadi ruang penting untuk menata ulang langkah organisasi sekaligus memperkuat arah pembinaan olahraga masyarakat di daerah.
Musprov sebagai momentum memperkuat kelembagaan
Dalam sambutannya, Ahmad Bagiawan menegaskan bahwa Musprov Luar Biasa bukan sekadar agenda organisasi, melainkan momen strategis untuk memperkokoh kelembagaan KORMI Kalsel. Ia menyebut forum ini sebagai kesempatan merumuskan kebijakan yang lebih progresif agar olahraga masyarakat di Kalimantan Selatan bisa tumbuh lebih luas dan lebih terarah.
Menurut dia, KORMI memegang peran penting dalam menghadirkan ruang olahraga yang inklusif. Aktivitas olahraga masyarakat, kata Ahmad, perlu dijaga tetap sehat, menyenangkan, dan bebas dari tekanan kompetisi yang kaku. Dengan begitu, olahraga bisa benar-benar menjadi bagian dari budaya hidup masyarakat.
Harapan agar keputusan lahir secara demokratis
Ahmad Bagiawan juga berharap Musprov Luar Biasa ini berlangsung tertib, demokratis, dan menghasilkan keputusan yang membawa manfaat bagi semua pihak. Ia menekankan pentingnya suasana musyawarah yang sehat agar hasil forum tidak hanya sah secara organisasi, tetapi juga bisa dijalankan dengan baik di lapangan.
Musprov tersebut dihadiri perwakilan organisasi olahraga rekreasi, pengurus KORMI kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan, serta para pemangku kepentingan yang selama ini terlibat dalam pengembangan olahraga masyarakat berbasis kebugaran, kegembiraan, dan kebersamaan.
Mandat KORMINAS dan soliditas internal
Pelaksana Tugas Ketua KORMI Kalsel, Syarifuddin, menegaskan bahwa musyawarah ini digelar sesuai mandat KORMI Nasional (KORMINAS). Menurut dia, forum tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat solidaritas internal sekaligus menjaga kebersamaan dalam mendorong perkembangan olahraga masyarakat di Kalimantan Selatan.
Syarifuddin juga menilai perbedaan pandangan dalam organisasi adalah hal wajar dan justru mencerminkan dinamika yang sehat. Namun, ia menekankan bahwa perbedaan itu harus bermuara pada keputusan kolektif yang bisa diterima bersama demi kemajuan organisasi. Dengan arah baru yang diharapkan lahir dari Musprov Luar Biasa ini, KORMI Kalsel ditargetkan semakin mampu memperluas jangkauan kegiatan dan meningkatkan kualitas pembinaan olahraga masyarakat di daerah.
Source link


