Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Ria Norsan, mengungkapkan apresiasi dan harapannya terhadap peningkatan kesejahteraan petani di wilayahnya setelah suksesnya panen jagung serentak pada kuartal II yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto. Acara tersebut berlangsung di Dusun Kandasan, Desa Bange, Kecamatan Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang.
Ria Norsan menyampaikan rasa syukur atas kunjungan perdana Presiden Prabowo ke Kalbar sejak dilantik, serta mengucapkan terima kasih atas kepeduliannya terhadap peningkatan ketahanan pangan di Kalbar. Menurutnya, keberhasilan panen ini merupakan hasil kerja sama dari seluruh pihak terkait, seperti forkopimda, kementerian, dan lembaga lainnya dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Diharapkan keberhasilan ini tidak hanya memperkuat ketahanan pangan nasional, tetapi juga berdampak positif pada kesejahteraan petani di Kalbar.
Selain panen jagung, Presiden Prabowo juga meresmikan pabrik pengering jagung dan menandai dimulainya pembangunan 18 gudang jagung oleh Polri. Gudang di Bengkayang akan menjadi pusat distribusi hasil pertanian lokal serta meningkatkan nilai ekonomi jagung di Kalbar.
Presiden Prabowo menegaskan pentingnya swasembada pangan sebagai kunci kemerdekaan bangsa. Targetnya adalah agar Indonesia tidak lagi mengimpor jagung mulai tahun 2026 dan bahkan dapat mengekspor jagung.
Menyusul keberhasilan tersebut, diungkapkan bahwa luas panen raya jagung pada kuartal II tahun ini mencapai 344.524 hektare secara nasional, dengan 2.504 hektare di Kalbar. Pembangunan infrastruktur pendukung terus dilakukan sebagai bagian dari strategi untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.
Keberhasilan ini diharapkan akan menjadikan Kalbar sebagai lumbung jagung nasional yang berkontribusi pada ketahanan pangan berkelanjutan di Indonesia.


