Industri otomotif Indonesia menghadapi tantangan besar saat ini akibat kondisi pasar yang sedang melemah. Untuk meningkatkan penjualan mobil baru, pasar memerlukan inovasi dan strategi yang tepat. Salah satu cara yang diharapkan dapat membantu mengangkat angka penjualan adalah melalui pameran otomotif berskala internasional.
Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 dijadwalkan akan dilaksanakan di ICE BSD City, Tangerang, mulai 24 Juli hingga 3 Agustus. Pameran otomotif ini diharapkan mampu memberikan dorongan yang signifikan terhadap penjualan mobil di Indonesia.
Data penjualan wholesales dari Gaikindo menunjukkan bahwa sepanjang Januari-Mei 2025, penjualan mobil mencapai 316.981 unit. Angka ini menurun 5,5 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, yang mencapai 335.405 unit.
Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi, menyampaikan bahwa industri otomotif Indonesia mengalami penurunan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Meskipun demikian, Nangoi optimis bahwa pasar otomotif dapat pulih dengan adanya inovasi dan upaya strategis yang tepat.
Pameran otomotif, seperti GIIAS, memiliki peran yang penting dalam mempengaruhi keputusan pembelian konsumen. Melalui pameran ini, konsumen dapat melihat produk baru dan program pembelian yang menarik, sehingga dapat memicu peningkatan minat untuk memiliki mobil baru.
Dengan adanya GIIAS 2025, diharapkan pasar domestik otomotif Indonesia dapat mengalami peningkatan yang signifikan. Sejak bulan Mei terlihat adanya peningkatan yang positif, dan diharapkan tren peningkatan ini dapat terus berlanjut untuk mendongkrak penjualan mobil di Indonesia.


