Friday, May 15, 2026
HomeCryptoInvestasi Emas vs Bitcoin: Pilihan Investasi dalam Geopolitik Panas

Investasi Emas vs Bitcoin: Pilihan Investasi dalam Geopolitik Panas

Ketika ketegangan geopolitik kembali memanas usai serangan udara Israel ke Iran pada Juni 2025, perdebatan soal aset yang paling aman untuk bertahan di tengah krisis ikut mencuat. Di saat sebagian pihak masih menempatkan kripto sebagai pelindung nilai, pandangan itu justru dibantah keras oleh Desmond Wira, ahli kripto dan pasar keuangan.

Kripto Dinilai Bukan Tempat Berlindung Saat Krisis

Desmond menilai anggapan bahwa aset digital bisa menjadi safe haven dalam situasi perang atau konflik besar sangat berisiko. Menurutnya, realitas pasar justru menunjukkan pola sebaliknya: ketika tensi meningkat dan ketidakpastian membesar, harga kripto cenderung ikut terkoreksi. Karena itu, ia mengingatkan agar Bitcoin, Ethereum, dan aset digital lain tidak disamakan dengan instrumen defensif seperti emas atau dolar AS.

Volatilitas Jadi Masalah Utama

Ia menegaskan bahwa karakter utama kripto masih sangat spekulatif dan volatile. Dalam kondisi pasar yang panas, aset seperti Bitcoin tidak otomatis menjadi tempat aman bagi investor. Justru, kata Desmond, risiko penurunan harga sering kali muncul bersamaan dengan memburuknya sentimen global. Pola ini menurutnya sudah berulang dalam sejumlah peristiwa geopolitik dan ekonomi sebelumnya.

Emas dan Dolar AS Masih Dipandang Lebih Stabil

Di tengah situasi seperti itu, emas dan dolar AS tetap dianggap lebih masuk akal sebagai aset defensif. Perbedaan inilah yang membuat perbandingan antara investasi emas dan Bitcoin kembali relevan setiap kali dunia memasuki fase penuh ketidakpastian. Bagi investor, pesan utamanya jelas: tidak semua aset yang populer otomatis aman saat krisis datang.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler