Friday, May 15, 2026
HomeCryptoSenat AS Menyetujui RUU Stablecoin: Dampaknya pada Ekonomi Digital

Senat AS Menyetujui RUU Stablecoin: Dampaknya pada Ekonomi Digital

Washington — Senat Amerika Serikat bergerak lebih cepat dalam membahas aturan stablecoin, di tengah dorongan besar pemerintahan Donald Trump untuk mengubah arah kebijakan aset digital di Negeri Paman Sam. Di balik percepatan itu, muncul perdebatan politik yang tak kalah panas: apakah regulasi ini murni untuk menata pasar, atau ikut membuka jalan bagi kepentingan bisnis kripto yang dekat dengan Trump.

RUU Stablecoin Jadi Prioritas Sebelum Agustus

Bo Hines, Ketua Dewan Penasihat Aset Digital Trump, menyebut pengesahan RUU stablecoin sebelum Agustus sebagai langkah yang sangat penting. Pemerintahan Trump dinilai ingin menunjukkan sikap pro-kripto yang jauh lebih tegas dibandingkan pendahulunya, terlebih setelah menerima dukungan dana kampanye dari sektor tersebut.

Namun, dorongan itu tidak diterima mulus di Kongres. Sejumlah anggota Demokrat menilai pembahasan regulasi stablecoin tidak bisa dilepaskan dari sorotan terhadap aktivitas kripto Trump dan keluarganya. Kekhawatiran utama mereka adalah apakah kebijakan baru ini akan memberi keuntungan tidak langsung bagi proyek-proyek yang terkait dengan lingkaran dekat presiden.

Kritik Demokrat Menguat di Kongres

Sejumlah legislator Demokrat menuding rancangan aturan yang dibahas belum cukup ketat. Salah satu sorotan terbesar adalah kemungkinan perusahaan teknologi besar ikut menerbitkan stablecoin mereka sendiri tanpa pengawasan yang memadai. Bagi mereka, celah ini bisa membuka risiko baru di sistem keuangan digital.

Selain itu, mereka juga mendesak perlindungan yang lebih kuat terhadap potensi pencucian uang serta larangan bagi stablecoin yang berasal dari luar negeri. Tanpa pengamanan tambahan, mereka khawatir pasar justru menjadi lebih rentan, bukan lebih tertib.

Sorotan ke Proyek Kripto Trump

Kontroversi makin besar karena Trump juga dikaitkan dengan sejumlah proyek kripto, termasuk peluncuran token meme $TRUMP dan kepemilikan saham di perusahaan kripto World Liberty Financial. Gedung Putih menegaskan tidak ada konflik kepentingan, dengan alasan aset Trump dikelola melalui perwalian yang dipegang oleh anak-anaknya.

Meski begitu, penjelasan itu belum sepenuhnya meredakan kritik. Di Washington, pembahasan stablecoin kini bukan hanya soal teknologi keuangan baru, tetapi juga soal batas antara kebijakan publik, kepentingan politik, dan bisnis aset digital yang terus saling bersinggungan.

Dalam setiap keputusan investasi, pembaca diharapkan untuk melakukan analisis dan penelitian yang cermat. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas hasil keuntungan maupun kerugian yang mungkin timbul dari keputusan investasi.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler