Tuesday, July 14, 2026
HomeCryptoBank Sentral China Meningkatkan Penggunaan Blockchain untuk Pembayaran Global

Bank Sentral China Meningkatkan Penggunaan Blockchain untuk Pembayaran Global

Langkah Addentax menambah aset digital ke dalam strategi bisnisnya langsung memantik perhatian pasar. Di tengah sorotan terhadap blockchain dan kripto, perusahaan itu disebut ingin memperkuat posisinya dengan memfasilitasi akuisisi aset digital seperti Bitcoin serta memperkenalkan investor yang memiliki pengalaman di ekosistem kripto. Namun, alih-alih disambut antusias, kabar tersebut justru dibaca hati-hati oleh investor.

Strategi blockchain Addentax dan respons pasar

CEO Addentax, Hong Zhida, menyampaikan bahwa perusahaan mendukung strategi blockchain dengan membuka ruang bagi aset digital yang dinilai sudah mapan. Menurut dia, aset seperti Bitcoin bisa menjadi bagian yang stabil dalam kepemilikan jangka panjang perusahaan karena likuiditasnya kuat dan minat institusional terus meningkat. Pandangan ini mencerminkan keyakinan bahwa kripto tidak lagi semata dipandang sebagai instrumen spekulatif, melainkan juga aset yang mulai mendapat tempat dalam portofolio korporasi.

Meski begitu, pasar justru menunjukkan sinyal sebaliknya. Saham Addentax turun lebih dari 8% setelah pengumuman tersebut. Penurunan ini mengindikasikan bahwa investor belum sepenuhnya yakin dengan perubahan arah bisnis perusahaan, terutama ketika langkah itu terlihat cukup jauh dari inti usaha logistik yang selama ini dijalankan.

Sorotan politik di balik pembelian aset digital

Tindakan Addentax juga memunculkan spekulasi politik. Perusahaan ini beroperasi di sektor logistik lintas negara, sebuah bidang yang sangat sensitif terhadap dinamika dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok. Ketegangan yang menguat selama pemerintahan Presiden Donald Trump membuat setiap langkah korporasi asal China yang menyentuh aset digital ikut dibaca dalam konteks geopolitik.

Pembelian token yang terinspirasi oleh Trump menambah lapisan tafsir baru. Sejumlah pihak menduga perusahaan China mulai melirik kripto bukan hanya sebagai strategi bisnis, tetapi juga sebagai respons terhadap risiko regulasi dan tekanan hubungan dagang. Sebelumnya, perusahaan logistik lain juga dilaporkan membeli token TRUMP senilai USD 20 juta, yang semakin memperkuat dugaan bahwa ada kaitan antara langkah korporasi dan dinamika politik.

Kripto, tarif dagang, dan perubahan sentimen global

Di saat bersamaan, pasar kripto global justru mengalami penguatan setelah Amerika Serikat dan Tiongkok mengumumkan pengurangan tarif dagang. AS memangkas tarif impor dari Tiongkok dari 145% menjadi 30%, sementara Tiongkok menurunkannya dari 125% menjadi 10%. Perubahan ini memberi sinyal meredanya ketegangan yang selama ini membebani sentimen pasar.

Dalam konteks itu, keputusan Addentax untuk masuk lebih dalam ke aset digital terlihat sebagai langkah yang ambisius sekaligus penuh risiko. Di satu sisi, perusahaan mencoba memanfaatkan momentum blockchain dan meningkatnya minat institusional. Di sisi lain, pasar masih mempertanyakan apakah langkah tersebut benar-benar mendukung bisnis inti atau justru membuka babak baru yang lebih banyak dipengaruhi oleh spekulasi dan geopolitik.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler