Wednesday, July 15, 2026
HomeCryptoThailand dan Vietnam Mendominasi Industri Kripto, Indonesia siap Berlomba

Thailand dan Vietnam Mendominasi Industri Kripto, Indonesia siap Berlomba

Persaingan industri kripto di Asia Tenggara kian ketat, dan Indonesia tak bisa hanya menjadi penonton. Di tengah laju Vietnam dan Thailand yang disebut semakin dominan, pelaku industri menilai Indonesia perlu bergerak lebih cepat dengan strategi yang lebih jelas agar tidak tertinggal dalam ekosistem aset digital yang terus berkembang.

Insentif dan Regulasi Jadi Kunci

Salah satu langkah yang dinilai mendesak adalah penyederhanaan perpajakan aset kripto di platform exchange lokal. Skema yang lebih ringan dan efisien dianggap bisa memberi ruang tumbuh bagi pasar domestik sekaligus mendorong aktivitas perdagangan tetap berada di dalam negeri. Di saat yang sama, regulasi juga perlu terus disesuaikan agar mampu mengikuti perubahan teknologi serta model bisnis kripto yang bergerak sangat cepat.

Tanpa pembaruan aturan yang adaptif, industri dikhawatirkan akan kehilangan daya saing. Karena itu, dorongan untuk memperkuat kepastian hukum dipandang sama pentingnya dengan upaya menarik minat investor dan pelaku usaha baru.

Literasi dan Dukungan Ekosistem

Di luar soal aturan, peningkatan literasi digital dan finansial juga disebut tak kalah penting. Masyarakat perlu memahami risiko, mekanisme transaksi, dan cara berpartisipasi dalam ekosistem kripto secara aman sebelum masuk lebih jauh ke dalamnya. Edukasi yang memadai dinilai bisa membantu menekan potensi kerugian akibat kurangnya pemahaman.

Dukungan terhadap startup dan pengembang pun perlu diperkuat. Akses pendanaan yang lebih mudah, pengembangan sandbox regulasi, serta program inkubasi untuk proyek blockchain dinilai dapat mendorong lahirnya inovasi baru. Di sisi lain, kolaborasi antara regulator, pelaku usaha, dan institusi pendidikan juga harus ditingkatkan agar talenta digital Indonesia mampu bersaing secara global.

Jangan Kehilangan Momentum

Indonesia dinilai tidak boleh kehilangan momentum di tengah pertumbuhan ekonomi digital yang terus melaju. Menurut Calvin, blockchain dan aset digital merupakan masa depan yang harus dibangun bersama oleh seluruh elemen bangsa. Pandangan ini menegaskan bahwa persaingan kripto bukan hanya soal pasar, tetapi juga soal kesiapan ekosistem nasional untuk ikut menentukan arah perkembangan teknologi ke depan.

Sebagai catatan, setiap keputusan investasi menjadi tanggung jawab pembaca, dan perlu dipelajari serta dianalisis sebelum melakukan transaksi kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian dari keputusan investasi.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler