Thursday, August 13, 2026
HomeCryptoPrediksi Volume Kripto Korsel Rp 10.825 Tril. pada 2025

Prediksi Volume Kripto Korsel Rp 10.825 Tril. pada 2025

Prediksi volume perdagangan kripto di Korea Selatan pada 2025 diperkirakan menembus USD 663 miliar atau sekitar Rp 10.825 triliun. Proyeksi Bank Korea ini menegaskan betapa cepatnya pasar aset digital di Negeri Ginseng berkembang, hingga won Korea diperkirakan menjadi mata uang terbesar kedua dalam transaksi kripto global setelah dolar Amerika Serikat. Lonjakan tersebut tidak hanya mencerminkan minat investor ritel yang masih sangat aktif, tetapi juga semakin besarnya keterlibatan institusi keuangan di pasar aset virtual, seperti dilansir Coinmarketcap pada Kamis lalu.

Upbit dan Bithumb jadi penggerak utama

Dua bursa kripto terbesar di Korea Selatan, Upbit dan Bithumb, disebut menjadi tulang punggung aktivitas perdagangan domestik. Keduanya memegang pangsa pasar yang kuat dan terus mendorong tingginya volume transaksi di dalam negeri. Di tengah meningkatnya penggunaan layanan aset virtual yang diakui secara resmi, pasar kripto Korea Selatan terlihat semakin matang dan terstruktur, terutama bagi investor ritel yang selama ini menjadi motor utama perdagangan.

Regulasi ikut membentuk pasar yang lebih stabil

Di sisi lain, ketatnya pengawasan dari Komisi Layanan Keuangan Korea turut memberi warna pada arah perkembangan industri ini. Aturan yang lebih disiplin dinilai membantu menciptakan pasar yang lebih aman dan stabil, meski sekaligus menuntut pelaku industri untuk lebih siap menghadapi standar kepatuhan yang lebih tinggi. Kombinasi antara pertumbuhan minat pasar dan penguatan regulasi inilah yang membuat Korea Selatan tetap menonjol di peta perdagangan kripto global.

Lee Sirgoo soroti risiko dan kebutuhan pengawasan

CEO Dunamu/Upbit, Lee Sirgoo, menilai lonjakan volume perdagangan aset digital menunjukkan meningkatnya partisipasi publik dan institusional dalam aset virtual. Menurut dia, kondisi itu membuat kebutuhan akan pengawasan regulasi dan manajemen risiko semakin mendesak, terutama karena Korea Selatan kini dipandang sebagai salah satu pusat perdagangan kripto penting di dunia. Proyeksi Bank Korea pun memperlihatkan bahwa pasar aset digital di negara tersebut belum menunjukkan tanda melambat, dan justru berpotensi memberi dampak besar terhadap pergerakan pasar kripto secara global.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler