Bali United Datangkan Thijmen Goppel dan Joao Ferrari, Sinyal Serius Bidik Papan Atas Liga 1
Bali United mulai menunjukkan keseriusan mereka menyambut Liga 1 Indonesia musim 2025/2026. Dua nama asing baru, Thijmen Goppel dan Joao Ferrari, resmi diumumkan sebagai bagian dari proyek tim musim depan. Kehadiran keduanya bukan sekadar menambah kedalaman skuad, tetapi juga mempertegas ambisi Serdadu Tridatu untuk bersaing di jalur atas klasemen.
Target Jelas: Teman di Kandang, Tajam di Kompetisi
Pelatih kepala Bali United, Johnny Jansen, tak menutup-nutupi arah yang ingin dituju timnya. Ia menyebut target realistis namun tetap menantang: finis di posisi empat atau lima besar. Dengan target itu, Bali United tampak ingin menjaga reputasi sebagai salah satu tim yang selalu diperhitungkan di Liga 1, sekaligus memperbaiki konsistensi yang kerap menjadi pembeda di musim panjang.
Thijmen Goppel Bawa Pengalaman Eropa ke Sisi Sayap
Thijmen Goppel, pemain asal Belanda berusia 28 tahun, datang dengan bekal pengalaman yang cukup matang di sepak bola Eropa. Ia pernah memperkuat ADO Den Haag, MVV Maastricht, dan Roda JC Kerkrade. Sebelum merapat ke Bali United, Goppel membela Wehen Wiesbaden di kasta ketiga Liga Jerman selama empat tahun. Di Bali United, ia disiapkan untuk mengisi posisi bek sayap dan diharapkan memberi dorongan tambahan dalam fase menyerang maupun transisi permainan.
Joao Ferrari Perkuat Lapis Pertahanan
Nama lain yang ikut diumumkan adalah Joao Ferrari, bek tengah yang sebelumnya bermain di Liga Malta dan juga sempat memperkuat PSIS Semarang. Bersama PSIS, Ferrari mencatat 34 penampilan di Liga 1 dengan kontribusi dua gol dan satu assist. Pemain berdarah Italia yang berkewarganegaraan Brasil ini diproyeksikan menjadi bagian penting dari lini belakang Bali United, terutama untuk menambah kekuatan duel udara, organisasi pertahanan, dan ketenangan saat mengawal area berbahaya.
Kedatangan Goppel dan Ferrari melengkapi jajaran pemain asing Bali United yang sudah dihuni Brandon Wilson dan Boris Kopitovic. Di sisi lokal, tim juga masih mengandalkan nama-nama seperti Irfan Jaya, Fitrul Rustapa, Rahmat, Kadek Agung, Yabes Roni, Rakasurya Handika, Gede Agus Mahendra, serta rekrutan anyar Rizky Dwi Febrianto. Komposisi ini menunjukkan bahwa Bali United sedang merakit skuad dengan keseimbangan antara pengalaman, energi baru, dan kebutuhan taktis.
Persiapan tim juga sudah dimulai. Latihan perdana digelar di Pantai Purnama, Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali, sebagai tanda dimulainya kerja panjang menuju musim baru. Dari lapangan latihan itu, Bali United mengirim pesan yang cukup tegas: mereka tidak ingin sekadar hadir di Liga 1, tetapi ingin kembali berada di jajaran tim yang benar-benar bersaing.
Source link


