Rahmad Darmawan, mantan pelatih Timnas Indonesia, memberikan peringatan kepada Timnas U-23 Indonesia agar waspada terhadap Thailand dalam babak semifinal Piala AFF U-23 2025. Menurutnya, Thailand memiliki kecepatan dan serangan balik yang akurat, sehingga dianggap sebagai lawan yang sangat berbahaya. Rahmad menyarankan untuk memperkuat pertahanan belakang agar bisa bermain lebih fleksibel, mengingat Thailand cenderung memberikan ruang untuk serangan balik dan memiliki variasi taktik yang fleksibel dalam permainan.
Taktik Thailand kerap berubah-ubah, mulai dari formasi 4-1-4-1 hingga 4-3-3, yang membuat mereka menjadi lawan yang sulit diprediksi. Di sisi lain, Rahmad menilai permainan Timnas U-23 Indonesia saat melawan Filipina memiliki kelemahan dalam serangan balik tanpa dukungan kecepatan. Hal ini membuat Thailand dan Vietnam menjadi lawan yang lebih menantang dalam hal kecepatan mendukung skema serangan balik.
Kekurangan Arkhan Fikri dalam tim karena cedera akan menjadi masalah tersendiri bagi Garuda Muda. Rahmad menyarankan agar formasi tim diatur sedemikian rupa untuk menjaga keseimbangan di lapangan. Salah satu solusi yang diajukan adalah memodifikasi posisi gelandang bertahan dengan menempatkan Robi Darwis. Dengan formasi 4-4-2, Victor Dethan diharapkan bisa memainkan perannya dengan baik dalam mengatur ritme permainan, sementara Achmad Maulana Syarif melakukan serangan dari sisi sayap kanan untuk memperkuat lini serang Indonesia. Dengan demikian, Timnas U-23 Indonesia diharapkan bisa menghadapi Thailand dengan lebih siap dan waspada.


