Bolivia telah melakukan langkah untuk memajukan kebijakan dan infrastruktur aset digitalnya dengan bermitra bersama El Salvador setahun setelah mencabut larangan kripto. Melalui kerjasama tersebut, keduanya berusaha untuk mempromosikan kripto sebagai alternatif mata uang tradisional, mengingat Bolivia yang menghadapi ketidakstabilan ekonomi dan El Salvador yang menjadi salah satu negara pertama yang mengadopsi Bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah.
Bank Sentral Bolivia (BCB) telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan El Salvador untuk memfasilitasi kerja sama timbal balik dalam pengembangan kebijakan kripto, strategi regulasi, dan pertukaran perangkat intelijen blockchain. Diharapkan kerjasama ini dapat membantu Bolivia belajar dari pengalaman El Salvador sebagai pelopor dalam dunia kripto. Bolivia ingin mengembangkan regulasi kripto yang efektif, mengelola risiko, dan mengintegrasikan teknologi blockchain ke dalam infrastruktur keuangan negaranya.
Kemitraan antara Bolivia dan El Salvador diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kedua negara dalam hal pengembangan dan penerapan aset digital. Bolivia melihat langkah El Salvador dalam mengakui Bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah sebagai contoh yang patut dipelajari. Sekarang, Bolivia berusaha untuk mengejar ketertinggalannya dan memanfaatkan kerjasama ini untuk kemajuan ekonominya.


