Friday, May 15, 2026
HomeMiliterGagalkan Penyelundupan 42 PMI Ilegal dari Malaysia oleh TNI AL

Gagalkan Penyelundupan 42 PMI Ilegal dari Malaysia oleh TNI AL

Penyelundupan puluhan pekerja migran Indonesia kembali digagalkan di jalur laut. Pada Senin, 5 Mei 2025, TNI Angkatan Laut melalui Tim First One Quick Response (F1QR) Lanal Tanjung Balai Asahan berhasil menghentikan upaya pemberangkatan 42 PMI ilegal yang datang dari Malaysia dan diarahkan menuju Perairan Asahan/Muara Sungai Baru.

Informasi Intelijen Jadi Titik Awal Penindakan

Penggagalan ini bermula dari laporan intelijen yang lebih dulu menangkap adanya pergerakan kapal mencurigakan di perairan tersebut. Menindaklanjuti informasi itu, Komandan Lanal TBA Letkol Laut (P) Agung Dwi Handoko langsung memerintahkan Tim F1QR melakukan patroli penyekatan di sekitar perairan Kuala Sungai Baru. Langkah cepat itu membuat kapal yang diduga membawa PMI ilegal berhasil dihentikan sebelum sempat lolos lebih jauh.

42 PMI Diselamatkan, Nakhoda Kabur

Dalam operasi tersebut, seluruh PMI ilegal di atas kapal berhasil diamankan dan diselamatkan. Namun, nakhoda serta anak buah kapal berhasil melarikan diri saat penindakan berlangsung. Hingga kini, keduanya masih dalam pengejaran aparat. Sementara itu, 42 PMI ilegal dibawa ke Pos Babinpotmar Kuala Bagan Asahan untuk menjalani pemeriksaan dan penyelidikan lanjutan.

Bagian dari Fokus TNI AL di Laut Perbatasan

Aksi ini juga menjadi bagian dari pelaksanaan program prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, yang menekankan kesiapsiagaan TNI AL dalam menghadapi tindak pidana di laut, baik yang berasal dari dalam maupun luar wilayah Indonesia. Penindakan di Asahan ini memperlihatkan bahwa jalur laut masih menjadi salah satu titik rawan bagi praktik pengiriman PMI secara ilegal.

Di tengah meningkatnya pengawasan, penyelundupan semacam ini tetap mencoba memanfaatkan celah di perairan perbatasan. Namun, operasi di Kuala Sungai Baru kali ini menunjukkan bahwa respons cepat di lapangan masih menjadi kunci untuk memutus pergerakan kapal-kapal ilegal sebelum mencapai tujuan.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler