Revitalisasi Sungai Veteran kembali menjadi sorotan setelah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Selatan bersama DLH Kota Banjarmasin turun langsung ke lapangan untuk meninjau lokasi proyek. Langkah ini dilakukan menyusul munculnya kekhawatiran masyarakat terkait potensi dampak lingkungan dari pekerjaan yang tengah berjalan. Pemeriksaan lapangan tersebut dimaksudkan untuk memastikan kondisi sebenarnya, sekaligus menilai apakah pelaksanaan proyek sudah sejalan dengan rencana teknis dan ketentuan lingkungan hidup.
Peninjauan untuk Memastikan Proyek Tetap di Jalur
Menurut hasil peninjauan, revitalisasi Sungai Veteran merupakan bagian dari program yang disusun Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III dan saat ini masih berada pada tahap awal. Salah satu pekerjaan yang dilakukan adalah penimbunan di bagian hilir sungai. Langkah ini bukan tanpa tujuan, melainkan masuk dalam skema normalisasi dan pelebaran alur sungai agar kapasitas aliran meningkat. Dengan begitu, proyek ini diharapkan mampu membantu mengurangi genangan air yang kerap menjadi persoalan di kawasan perkotaan Banjarmasin.
Keseimbangan Fungsi Sungai dan Permukiman Warga
Di sisi lain, upaya menjaga fungsi sosial dan ekologis sungai juga menjadi perhatian. Pada area yang berbatasan langsung dengan permukiman warga, pemasangan box culvert dilakukan sebagai bagian dari penyesuaian teknis agar akses dan kondisi lingkungan sekitar tetap terjaga. Dokumen lingkungan untuk proyek ini pun disebut sudah diterbitkan oleh Pemerintah Kota Banjarmasin sebagai syarat administratif sebelum konstruksi dimulai. Artinya, secara prosedural, tahapan awal pembangunan telah melewati salah satu pintu penting yang disyaratkan dalam pengelolaan lingkungan.
Pengawasan Akan Terus Dilakukan
DLH Provinsi Kalimantan Selatan menegaskan pemantauan tidak akan berhenti pada satu kali kunjungan. Pengawasan akan terus dilakukan untuk memastikan revitalisasi Sungai Veteran tidak keluar dari prinsip pembangunan berkelanjutan. Dengan pengawasan berlapis, proyek ini diharapkan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat, terutama dalam memperbaiki sistem drainase kota, tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan yang menjadi dasar utama setiap pembangunan di kawasan sungai. Source link


