Mobil Terbang Buatan China Siap Diproduksi Massal, Harga Rp3,8 Miliar
Pasar mobil terbang di China mulai bergerak dari sekadar konsep menuju tahap yang lebih nyata. GAC Group memperkenalkan Govy AirCab dalam ajang Hong Kong International Auto and Supply Chain Expo 2025, sekaligus membuka pemesanan untuk kendaraan futuristis tersebut dengan harga maksimal Rp3,8 miliar. Kehadiran model ini menandai ambisi GAC untuk masuk lebih dalam ke arena kendaraan udara yang makin kompetitif.
Govy AirCab, Mobil Terbang Pertama GAC Siap Produksi Massal
Melansir Car News China, Govy AirCab disebut sebagai mobil terbang pertama buatan GAC yang disiapkan untuk produksi massal. Kendaraan ini tampil dengan desain serba futuristis, dipadukan dengan teknologi keselamatan yang diklaim canggih. Saat ini, Govy AirCab masih menjalani sertifikasi kelaikan udara sebelum benar-benar masuk ke tahap operasional yang lebih luas.
Dari sisi kemampuan terbang, Govy AirCab memiliki daya jelajah sekitar 30 kilometer. Jarak tersebut memang belum panjang, namun cukup menunjukkan arah pengembangan kendaraan udara yang ditujukan untuk mobilitas jarak pendek di kawasan urban. GAC juga menyebut akan menjajaki operasi demonstrasi terpadu udara-darat pada akhir 2025.
Pengisian Cepat dan Kabin Cerdas Jadi Andalan
Selain mengusung konsep transportasi masa depan, Govy AirCab dibangun dengan tenaga listrik dan dukungan pengisian daya super cepat. Pengisian dari 0 ke 100 persen diklaim hanya memerlukan 25 menit, sementara dari 50 ke 100 persen cukup 15 menit. Kecepatan pengisian ini menjadi salah satu nilai jual penting di tengah kebutuhan kendaraan listrik yang efisien.
GAC juga membekali mobil terbang ini dengan kabin cerdas serta konektivitas 5G. Untuk bodi, perusahaan menggunakan serat karbon ringan berkualitas tinggi agar kendaraan lebih lincah bermanuver di udara. Kombinasi tersebut membuat Govy AirCab diposisikan bukan hanya sebagai prototipe pameran, melainkan kandidat serius di pasar mobil terbang yang mulai ramai dilirik produsen lain.
GAC Masuk Persaingan Ketat Kendaraan Udara
Dengan langkah ini, GAC Group menempatkan diri sebagai salah satu pemain penting dalam industri mobil terbang yang sedang tumbuh. Di pasar yang sama, GAC harus bersaing langsung dengan inovator lain seperti Xpeng AeroHT melalui model modular Land Aircraft Carrier. Persaingan ini menunjukkan bahwa kendaraan udara kini tidak lagi berhenti pada demonstrasi teknologi, tetapi mulai mengarah ke fase komersial yang lebih konkret.
Peluncuran Govy AirCab di Hong Kong menjadi sinyal bahwa China terus mendorong pengembangan mobilitas udara sebagai bagian dari masa depan transportasi. Harga yang mencapai Rp3,8 miliar, jarak tempuh 30 kilometer, serta status sertifikasi yang masih berjalan membuat kendaraan ini masih berada di jalur awal, tetapi cukup untuk menegaskan arah ambisi GAC di sektor tersebut.
Source link


