Monday, June 8, 2026
HomeLifestylePentingnya Asupan Mikronutrien bagi Ibu Hamil di Indonesia

Pentingnya Asupan Mikronutrien bagi Ibu Hamil di Indonesia

Asupan mikronutrien selama kehamilan kembali menjadi sorotan, terutama di tengah masih tingginya kasus anemia dan kekurangan gizi pada ibu hamil di Indonesia. Dokter spesialis Obgyn Subspesialis Fertilitas dan Endokrinologi Reproduksi, Boy Abidin, menegaskan bahwa pemenuhan nutrisi kecil namun krusial seperti asam folat, zat besi, vitamin D, dan kalsium tidak bisa dipandang sepele. Menurutnya, kekurangan mikronutrien dapat membuka jalan bagi berbagai komplikasi, mulai dari anemia, preeklampsia, hingga cacat tabung saraf pada janin.

Kehamilan butuh perlindungan sejak awal

Hal itu disampaikan Boy Abidin dalam edukasi The Science Behind bertema “Perawatan Kesehatan Mandiri – Mendukung Kesehatan Selama Kehamilan” pada 1 Juli 2025. Ia menyoroti bahwa masalah nutrisi selama kehamilan bukan hanya soal kondisi ibu, tetapi juga menyangkut tumbuh kembang janin yang sedang dibentuk sejak awal. Ketika asupan tidak mencukupi, dampaknya dapat merembet pada kesehatan ibu dan bayi sekaligus.

Boy menilai, perawatan kesehatan mandiri yang menyeluruh harus dimulai dari pemahaman yang benar tentang kebutuhan tubuh selama hamil. Dalam pandangannya, menjaga asupan nutrisi bukan sekadar rutinitas harian, melainkan langkah preventif yang menentukan kualitas kesehatan ibu dan menjadi investasi jangka panjang bagi anak.

Masalah yang masih nyata di Indonesia

Ia juga mengingatkan bahwa persoalan kekurangan mikronutrien masih cukup besar di Tanah Air. Mengacu pada laporan Kementerian Kesehatan dan UNICEF, hampir setengah ibu hamil mengalami anemia, sementara sebagian lainnya menghadapi Kekurangan Energi Kronis (KEK). Situasi ini menjadi perhatian serius karena berpengaruh langsung pada 1000 hari pertama kehidupan, fase penting yang dimulai sejak bayi masih berada di dalam kandungan.

Dalam konteks itu, pemenuhan nutrisi tidak bisa menunggu. Setiap tahap kehamilan membutuhkan perhatian khusus agar risiko gangguan kesehatan bisa ditekan sejak dini. Karena itu, edukasi mengenai mikronutrien dinilai penting agar ibu hamil lebih sadar terhadap kebutuhan tubuhnya sendiri.

Peran suplemen prenatal dalam perawatan mandiri

Menyambut Hari Perawatan Kesehatan Mandiri Internasional pada 24 Juli, Bayer Indonesia menggelar kelas untuk memperluas pemahaman masyarakat tentang perawatan kesehatan mandiri berbasis sains, termasuk pentingnya mikronutrien selama kehamilan. Sook Fun Leong, Country Division Head Consumer Health Bayer Indonesia, Malaysia, dan Brunei, menekankan bahwa perawatan mandiri menjadi fondasi penting bagi kesehatan ibu hamil dan bayi.

Ia menyebut pemilihan suplemen prenatal yang tepat dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi di setiap tahap kehamilan. Salah satu yang disorot adalah Elevit dari Bayer, yang dirancang untuk memberikan nutrisi penting dalam satu konsumsi harian yang praktis. Dengan cara itu, ibu hamil diharapkan lebih mudah menjaga rutinitas perawatan kesehatan mandiri tanpa mengabaikan kebutuhan mikronutrien yang esensial.

Di tengah tingginya risiko kekurangan nutrisi selama kehamilan, pesan yang mengemuka cukup tegas: menjaga asupan mikronutrien bukan pilihan tambahan, melainkan bagian dari perlindungan paling dasar bagi ibu dan bayi sejak masa awal kehidupan.

RELATED ARTICLES

Terpopuler