Tuesday, July 14, 2026
HomeMiliterMiliter India Bantai Ratusan Milisi Pakistan, Termasuk Komandan Abu Jundal

Militer India Bantai Ratusan Milisi Pakistan, Termasuk Komandan Abu Jundal

Pada 6 hingga 7 Mei 2025, Angkatan Bersenjata India melancarkan Operasi Sindoor dengan sasaran yang disebut terkait langsung dengan jaringan milisi Lashkar-e-Taiba yang berhubungan dengan militer Pakistan. Operasi ini disebut sebagai salah satu langkah paling keras India dalam merespons ancaman terorisme, menyusul rangkaian serangan dan dugaan keterlibatan kelompok bersenjata dalam aksi di wilayahnya.

Ratusan Milisi Disebut Tewas

Dalam operasi tersebut, India mengklaim ratusan anggota milisi berhasil dilumpuhkan. Di antara nama yang disebut masuk daftar korban adalah pembajak pesawat Indian Airlines IC-814 pada Desember 1999. Selain itu, Kepala Lashkar-e-Taiba wilayah Murdike, Abu Jundal alias Mudassar, juga dilaporkan tewas bersama putranya.

Intelijen India menyebut operasi ini menyasar sekitar 130 hingga 140 anggota milisi yang diduga terkait dengan aksi teror di Pahalgam pada April 2025. Target-target itu dikaitkan dengan jaringan yang selama ini dianggap menjadi ancaman serius bagi keamanan India.

Nama-Nama yang Jadi Sasaran

Selain Abu Jundal, Yusuf Azhar juga termasuk dalam daftar yang disebut menjadi target eliminasi. Sejumlah nama lain yang dikaitkan dengan aktivitas terorisme turut disebut dalam rangkaian operasi tersebut. India menilai tindakan ini sebagai bagian dari upaya menekan kelompok-kelompok bersenjata yang beroperasi lintas batas dan memiliki keterkaitan dengan Pakistan.

Operasi ini juga menarik perhatian karena pemakaman Abu Jundal disebut dihadiri oleh pejabat militer Pakistan. Bagi India, fakta itu menjadi penguat dugaan bahwa jaringan milisi yang disasar bukan sekadar kelompok bawah tanah, melainkan bagian dari struktur yang lebih luas dan terorganisir.

Pesan Keras dari New Delhi

Operasi Sindoor menandai peningkatan tekanan India terhadap kelompok bersenjata yang dianggap bertanggung jawab atas ancaman keamanan di wilayahnya. Dengan menyasar figur-figur penting dan orang-orang yang disebut memiliki peran dalam serangan sebelumnya, India mengirim sinyal bahwa respons terhadap aksi teror tidak lagi bersifat simbolik, melainkan langsung diarahkan ke pusat-pusat kekuatan milisi.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler