Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kalimantan Timur mengadakan Rapat Koordinasi Urusan Ketenagakerjaan dan Ketransmigrasian Tahun 2025 di Auditorium Aji Tulur Jejangkat, Kutai Barat. Tema kegiatan ini adalah “Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia Kalimantan Timur yang Berdaya Saing untuk Mendukung Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas.”
Rakor tersebut merupakan platform penting untuk menyelaraskan kebijakan lintas daerah dalam menghadapi tantangan sektor ketenagakerjaan dan transmigrasi, termasuk isu transformasi ekonomi hijau dan pengembangan Ibu Kota Nusantara (IKN) sesuai dengan arahan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur.
Data yang dilaporkan oleh Kepala Disnakertrans Kaltim, Rozani Erawadi, menunjukkan peningkatan jumlah penduduk yang bekerja di Kaltim serta penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT). Sektor perdagangan, pertanian, dan pertambangan menjadi penyumbang utama penyerapan tenaga kerja, dengan mayoritas pekerja di Kaltim adalah buruh/karyawan/pegawai.
Rozani juga menegaskan bahwa tercapainya target kinerja perluasan kesempatan kerja, pengurangan pengangguran, dan pengentasan penduduk miskin adalah bagian dari RPJMD Kalimantan Timur Tahun 2025-2029. Rakor ini diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi kebijakan konkret untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja Kalimantan Timur menuju Indonesia Emas 2045. Acara ini diharapkan dapat memberikan sinergi dan kolaborasi yang kuat antar pemangku kepentingan dalam memajukan sektor ketenagakerjaan dan transmigrasi.


